oleh

AJ Group Ziarah Lima Wali

-Galery-659 views

Malam itu, tanggal 27 April, sekitar pukul 23 lebih, rombongan ziarah lima wali berangkat dari depan kantor AJ Group di Dusun Rejoso Batu menuju tujuan pertama, makam presiden keempat RI, KH. Abdurrahman Wahid, di Jombang. Sekitar 19 orang duduk di kursinya masing-masing. Bersemangat. Rapi dengan baju koko dan kopiah. Mereka menyebut perjalanan 27-28 April itu sebagai Tour Religi 5 Wali.

Tidak sampai separuh perjalanan beberapa dari anggota rombongan merasa pusing dan mau muntah. Satu orang yang duduk di belakang pindah ke tengah. Satu orang lain tetap duduk di belakang. Tapi tidak lama kemudian tumbang dengan muntahan yang dimasukkan ke dalam kantong kresek. Satu orang yang pindah ke tengah dan satu orang lainnya yang dari awal terlihat sangat bersemangat mulai lunglai dan mengeluarkan muntahan yang tidak sedikit.

Satu di antara mereka meminta sopir bus menepi untuk membeli obat. Tapi, malam itu, perjalanan masih belum separuh dan bus berada di tengah perjalanan yang jauh dari pemukiman warga. Rombongan baru berhenti di depan sebuah toko kecil. Yang tumbang disuruh minum obat. Yang sehat membeli makanan-makanan ringan.

“Ini ziarah lima wali yang kedua. Yang pertama tahun kemarin, tapi yang dikunjungi hanya tiga wali, yaitu Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Ampel, dan satu lagi makam Gusdur—sebutan untuk KH. Abdurrahman Wahid. Terlalu banyak waktu yang terbuang di jalan,” kata Aji Habibi, Chief Executive Officer (CEO) AJ Group.

Memasuki sepertiga malam rombongan tiba di makam KH. Abdurrahman Wahid, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Tuban. Sehabis shubuh, menjelang terbit matahari, rombongan salat shubuh di Masjid Agung Tuban. Halaman depan masjid indah itu basah karena baru habis turun hujan. Saat rombongan memasuki masjid, lalu keluar menuju lokasi makam Sunan Bonang gerimis masih turun dan baru berhenti kira-kira pukul setengah 7. Rombongan duduk santai di sebelah selatan alun-alun sambil menikmati teh hangat.

Tiga orang dari 19 anggota rombongan adalah perempuan. Masing-masing adalah direktur Kopri PMII Rayon Revolusi, Rayon Ad-Dakhil, dan Rayon Nusantara. Ketiganya berada di bawah naungan PMII Komisariat Country Unitri.

Habibi mengaku tiga perempuan berjilbab itu bukan karyawan AJ Group. Hanya saja, untuk mengisi kursi yang kosong, ia mengajak mereka ikut serta. “Tidak ada alasan khusus kenapa mereka kita ajak. Namun yang jelas, itu cara saya agar mereka semangat dalam berorganisasi. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam berbuat baik dan memotivasi orang lain,” kata Habibi.

Hari itu perjalanan dilanjutkan menuju Makam Syekh Maulanan Ibrahim Asmoroqondi dan Sunan Drajat di Lamongan. Dan untuk mengobati perut yang keroncongan dari semalam rombongan meluncur menuju kediaman Ali Ma’ruf, Kepala Business Development AJ Group. Mereka membaca tahlil bersama-sama sebelum akhirnya makan dan istirahat.

Sekitar jam 1 siang rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik, Raden Paku atau Ainul Yakin atau Sunan Giri, dan terakhir menuju Makam Raden Rahmat atau Sunan Ampel di Surabaya. Rombongan sempat terbagi ke dalam beberapa kelompok sekeluar dari Makam Sunan Ampel. Beberapa kelompok tersesat dalam perjalanan kembali ke bus. Hari itu kebetulan malam puncak Haul Sunan Ampel sehingga para peziarah membludak dan lebih banyak dari biasanya.

Ziarah ini, selain memang untuk beribadah dan berdoa, adalah untuk meminta kepada Allah agar semua orang yang berada di bawah naungan AJ Group selalu dalam keadaan sehat dan dilancarkan rezekinya. Agar AJ Group terus memberikan peluang bagi orang lain untuk bekerja sesuai kreativitas masing-masing. Kami tidak menekankan bahwa yang mau bergabung dengan kami harus bekerja sesuai dengan yang kami lakukan selama ini. Kalau mereka punya kreativitas di bidang industri kreatif yang lain tidak apa. Kami akan tetap memberi support, apakah itu dalam bentuk moril atau materiil,” kata Habibi yang namanya semakin moncer sejak merintis AJ Group.   

AJ Group sendiri merupakan salah satu bentuk digital marketing development. Berkantor pusat di Junrejo Batu AJ Group merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang dropshiper produk dan jasa pembuatan website di Indonesia. Didirikan sejak 2015 kini AJ Group sudah memiliki karyawan kurang lebih 2 orang. Baru-baru ini AJ Group membuka cabang di Sumenep, Lamongan dan Dau Kabupaten Malang. “Semoga AJ Group terus berdiri dan berkembang. Insyaallah tahun depan sembilan wali,” pungkas Habibi.

Komentar