oleh

Anjas Pramono, Mahasiswa Berprestasi Diundang ke Gedung Putih

-Nasional-823 views

Anjas Pramono, seorang mahasiswa berprestasi yang diundang ke Gedung Putih, Amerika Serikat

Anjas Pramono, seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Brawijaya akan menginjakkan kaki di Gedung Putih, Amerika Serikat, pada 22 September mendatang. Anjas, sapaan akrab mahasiswa asal Kudus itu, akan berangkat menuju kantor Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, untuk memenuhi undangan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.

Di tengah keterbatasannya sebagai seorang difabel, Anjas patut diapresiasi atas semua kegemilangan prestasinya. Selain diundang ke Gedung Putih, sebelumnya, Anjas juga telah menerima penghargaan taraf nasional dan internasional karena berhasil menciptakan lima aplikasi bermanfaat di smartphone.

“Alhamdulillah, saya berhasil membuat aplikasi ini untuk memerangi diskriminasi terhadap kaum difabel. Saya melihat banyak sekali perlakuan diskriminatif terhadap penyandang disabilitas seperti yang saya alami sendiri. Saya bahkan pernah ditolak masuk sekolah menengah karena dianggap tidak mampu,” tutur Anjas.

Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika itu mengaku saat ini terdapat lima aplikasi yang sudah dibuatnya, dan tiga di antaranya fokus mengenai langsung permasalahan disabilitas.

Dilansir dari iNews.id, Anjas memiliki forum diskusi bersama teman-teman kampusnya dalam membuat aplikasi yang fokus pada kepedulian disabilitas.

Salah satu karyanya adalah Difodeaf, sebuah kamus berbahasa isyarat yang dikhususkan untuk para menyandang tunarungu. Prestasinya dalam menciptakan aplikasi tersebut mengantarkan Anjas memperoleh medali emas dari University of Malaysia pada 2018 lalu.

Mahasiswa yang juga aktivis organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berharap aplikasi yang diciptakannya bisa membantu masyarakat banyak. Terlebih bagi penyandang disabilitas agar tidak ada diskriminasi lagi.

Editor: Latif Fianto

Komentar

News Feed