oleh

AS Sampaikan Keprihatinannya Atas Teror Israel Terhadap Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Foto: Peristiwa peneroran israel terhadap warga palestina (istimewa).

Indotribun.id, Palestina- Pemerintah Amerika Serikat sampaikan keprihatinannya atas warga Palestina yang diteror oleh polisi Israel di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem. Sabtu (16/04/2022).

Akibat insiden tersbut, 153 warga palestina mengalami luka dan tembakan dari para peneror dari pihak Israel.

Dinas ambulans Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 153 orang dirawat di rumah sakit dan “puluhan” lainnya dirawat di tempat kejadian. Sedangkan setidaknya tiga polisi Israel terluka.

Dilansir dari AFP, peneroran tersebut terjadi setelah tiga minggu kekerasan mematikan di Israel dan Tepi Barat yang diduduki. Ketegangan di Yerusalem semakin meningkat saat bulan suci Ramadan, bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi dan Paskah Kristen tahun ini.

“Kami menyerukan semua pihak untuk menahan diri (dan) menghindari tindakan provokatif dan retorika,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price dalam sebuah pernyataan.

“Kami mendesak para pejabat Palestina dan Israel untuk bekerja sama meredakan ketegangan dan memastikan keselamatan semua orang,” imbuh Price.

Sebelumnya, ada spekulasi dari pihak kepolisian Israel mengatakan bahwa peneroran di masjid Al-Aqsa buntut dari serangan berawal dari “lusinan pria bertopeng” yang berbaris ke masjid Al-Aqsa menyalakan kembang api.

Selanjutnya sebagian orang lalu tiba-tiba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, tempat yang dianggap sebagai situs paling suci di mana orang Yahudi dapat berdoa.

Saksi mata mengatakan warga Palestina melemparkan batu ke pasukan Israel, yang kemudian menembakkan peluru berlapis karet dan granat suara.

(San/Frq)

Komentar