oleh

Bagaimana Jika Robot yang Melakukan Wawancara Kerja?

-Bisnis-170 views

Bagaimana saat memenuhi panggilan wawancara kerja Anda diwawancarai oleh sebuah robot?

Itu bukan sesuatu yang mustahil saat ini. Di Swedia, telah diciptakan sebuah robot yang mampu melakukan tugas mewawancarai para pelamar kerja. Robot yang dinamai Tengai ini memiliki tinggi 41 cm dan berat 3,5 kg, dilansir dari BBC.Com, Selasa (12/03).

Diciptakan berdasarkan gagasan dari Furhat Robotics, sebuah Artificial Intelligence (AI) yang bekerjasama dengan perusahaan robotika sosial sebuah proyek penelitian di KTH Royal Institute of Technology Stockholm, Tengai dapat berinteraksi dan mengajukan beberapa pertanyaan terhadap pelamar kerja. Meskipun dilakukan oleh robot, wawancara tetap berlangsung alami dan tampak manusiawi.

“Rasanya jauh lebih menakutkan atau aneh dibandingkan dengan robot yang lebih tradisional,” ujar Kepala Ilmuan KTH Royal Institute of Technology Stockholm, Gabriel Skantze.

Digunakan sejak Oktober 2018, bekerjasama dengan salah satu perusahaan rekrutmen terbesar di Swedia, TNG, penciptaan Tengai bertujuan untuk menawarkan wawancara kerja terhadap para pelamar agar bebas dari bias kepentingan dan motif-motif lain perekrut atau manager ketika membawakan wawancara.

Bias yang dimaksud adalah asumsi-asumsi seorang manager atau perekrut terhadap pelamar berdasarkan jenis kelamin, etnis, suara, penampilan dan kesan-kesan lain sebelum dan sesudah wawancara dilakukan. Sebab di Swedia sendiri, 73% pencari kerja mengatakan telah mengalami diskriminasi dikarenakan beberapa faktor seperti jenis kelamin, etnis, seks, atau penampilan.

Hal ini berbeda dengan yang dilakukan Tengai. Dalam melakukan tugasnya, robot tersebut mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan cara yang identik, dengan nada yang sama, dan biasanya, dalam urutan yang sama. Ini dianggap membuat wawancara yang lebih adil dan lebih objektif.

Sebagaimana yang dijelaskan kepala petugas inovasi di TNG di Stockholm pusat, Elin Öberg Mårtenzon, butuh waktu sekitar tujuh detik bagi seseorang untuk membuat kesan pertama dan sekitar lima hingga lima belas menit bagi seorang perekrut untuk membuat keputusan. Perekrut atau manajer kemudian diberi transkrip teks dari setiap wawancara untuk membantu mereka memutuskan kandidat mana yang harus pindah ke tahap proses selanjutnya, berdasarkan jawaban saja.

Komentar

News Feed