oleh

Curahan Hati Pedagang Gorengan di Malang Ketika Minyak Goreng Mahal

Mujib penjual gorengan di kota malang saat ditemui tim Indotribun.id Foto Bambang/indotribun.id

Indotribun.id, Malang- Mahalnya minyak goreng mulai dirasakan betul oleh pedagang gorengan di kota Malang. Salah satunya di Gorengan Bismilah, Tlogomas, Kota Malang.

Mujib (37) bersama istrinya Ibu Etik (35) yang telah mengadu nasib sebagai pedagang gorengan harus pasrah mengalami dampak minyak goreng yang semakin melonjak. Dirinya mengaku merasa terpukul akan kenaikan minyak goreng yang terjadi.

“Dampaknya ya terasa terpukul mas, bayangkan 2 Liter Lima Puluh Ribu, kalo 10 liter? Kita mau ngambil keuntungan dari mana?,” ujar mujib ketika diwawancarai oleh indotribun.id, Sabtu (19/03/2022).

Pasangan suami-istri tersebut dibuat kebingungan untuk menyesuaikan harga dengan bahan pokok yang semakin melonjak. Sejak harga minyak naik, ibuk Etik dan suaminya itu harus rela menaikkan harga gorengan yang semula Rp. 2000 rupiah/3 biji, kini mulai dipatok dengan harga Rp. 1000 rupiah/biji.

Diketahui, pasutri asli malang itu menjual aneka ragam gorengan mulai dari minjes, tahu isi, pisang goreng, pisang coklat, dan lain semacamnya, juga tidak lupa diselingkan dengan berbagai minum seperti kopi dan minuman dingin di Jl. Tlogoagung, Tlogomas, Kota Malang.

Atas kenaikan harga minyak tersebut, Mujib dan ibu Etik berharap pemerintah dapat mengatasinya dengan baik. Besar harapannya dapat melihat pedagang dibawah yang mulai cukup terdampak atas melonjaknya harga minyak goreng tersebut.

“Kami berharap semoga pemerintah mengatasi semuanya. Kasihani saya mas, bingung pas minyak goreng mahalnya kelewatan.” Ujarnya.

(Bam/Far)

Komentar