oleh

Erick Thohir Bersih-Bersih, Borok Garuda Terbongkar

-Nasional-165 views

pop.grid.id

Indotribun.id – Barangkali hal besar yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di masa-masa awal kerjanya masuk Kabinet Indonesia Maju adalah mengadakan bersih-bersih di ruang kerja Garuda Indonesia. Itu BUMN besar. Dan isunya meledak sebesar perusahannya.

Seandainya, ini kalau mau mengandai-andai. Seandainya penyelundupan Harley Davidson dan  Brompton tak ketahuan, mungkin Erick Thohir tak akan menyapu lantai ruang kerja Garuda. Untung saja dugaan penyelundupan moge dan sepeda ramping tapi mahal dalam penerbangan seri flight GA 9721 tipe Airbus A330-900 Neo yang datang dari pabrik Airbus di Prancis itu ketahuan. Kalau tak ketahuan, mungkin juga tak akan ada bersih-bersih kali, ya?

Menurut kabar, pesawat yang digunakan untuk penyelundupan itu baru dibeli dari Prancis. Dan dua barang haram di lambung pesawat itu diindikasikan kepunyaan sang Dirut Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Alhasil, main belakang itu, tentu untuk menghindari bea cukai, berujung pada pencopotan lima direksi Garuda Indonesia, termasuk Dirut Ari Askhara, Direktur Operasi Bambang Adi Surya, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, serta Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar.

Dari kasus itu persoalan lainnya mencuat. PT Garuda ternyata berencana mengurangi penerbangan domestik dan internasionalnya karena mengalami kerugian. Hal itu memungkinkan negara mengalami kerugian 1,5 M. Garuda sedang bermasalah, dan sepertinya itu bukan dilakukan oleh satu orang, melainkan berjamaah.

Garuda memang sedang tidak beres. Selama Ari Askhara menunggangi Garuda, awak kabin merasa bekerja di bawah tekanan dan jika melakukan kesalahan sedikit saja langsung dipindahtugaskan, tidak boleh terbang, dipekerjakan di luar batas, merubah jadwal yang awalnya multi-days tiba-tiba menjadi one day.  

Sekjen Anggota Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), Jacqueline Tuwanakotta menyatakan, banyak sekali ketidakberesan dan kejanggalan di tubuh Garuda Indonesia.

Borok lain yang tidak kalah menarik, yang sampai sekarang jadi perbincangan di media sosial adalah buntut dari pemecatan sang Dirut, yang ternyata, dikabarkan punya hubungan terlarang dengan salah satu pramugari cantik sang Garuda. Wanita berparas cantik itu disebut-sebut gundik Ari Askhara. Wanita itu tidak hanya cantik, tapi juga kejam. Dikatakan, jika awak kabin tak menuruti kemauannya, sang Dirut langsung ditelepon untuk memberikan hukuman. Harta, tahta dan wanita cocok disematkan pada Ari Askhara.

Kita sedang menanti rahasia apalagi yang akan mencuat dari pemecatan Ari Askhara.

Omong-omong, apresiasi harus diberikan pada Erick Thohir. Suatu kebetulan atau tidak, usahanya membereskan sampah di Garuda Indonesia adalah gebrakan yang butuh keberanian. Berkat aksinya itu  Erick Thohir dapat banyak karangan bunga karena telah menyelamatkan Garuda Indonesia dari orang yang tidak berintegritas.

Itulah guna Jokowi menunjuk Erick Thohir. Ia diharapkan punya gebrakan dalam setiap kerja pemerintah. Jadi, bukan melulu selebrasi tanpa aksi seperti yang dilakukan beberapa menteri.

Komentar

News Feed