oleh

Geger dengan Spanduk “Malang Tolerant City Not Halal City”, Ini Tanggapan Sutiaji

Drs. H. Sutiaji, Wali Kota Malang (ist)

Indotribun.id, Malang- Hiruk-pikuk terpampangnya spanduk bertuliskan “Malang Tolerant City Not Halal City” bikin geger masyarakat Kota Malang.

Spanduk tersebut terpasang di gedung DPRD Kota malang, Bundaran Tugu Kota Malang, dan di depan Balai Kota Malang. Spanduk tersebut tercatat terpampang pada Rabu, 16 Februari 2022 dan ketika diperiksa kembali sudah hilang.

Drs. H. Sutiaji, Wali Kota Malang merespon ringan ketika menanggapi hal tersebut. Dirinya menjelaskan visi-misi besar Kota Malang selama kepemimpinannya.

Sutiaji sapaan akrabnya menjelaskan secara singkat saat ditanya terkait heboh pemasangan spanduk menolak gagasan Malang City Halal.

Spanduk yang bikin geger masyarakat Kota Malang (Foto: Viva.co.id)

Menurutnya, dalam visi Malang Bermartabat ada 4 misi yang dirinya usung. Salah satunya, mewujudkan kota yang rukun dan toleran berazaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender. 

Dalam persoalan Malang Halal, dirinya melemparkan kembali ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dirinya justru menjelaskan terkait beberapa program teknis yang sedang dipersiapkan.

“Itu semua (Malang Halal) ada di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” tutur Sutiaji.

Jika merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang. Dalam mewujudkan Kota Malang sebagai Kota Bermartabat. Ada 6 program yang diusung kepemimpinan Sutiaji, yakni Malang City Heritage, Malang 4.0, Malang Creative, Malang Halal, Malang Services dan Malang Nyaman.

(Frq/Frq)

Komentar