oleh

Informasi! Kouta Gratis Kemendikbud Mulai Cair, Ini Syarat dan Besarannya

Ilustrasi Nadim Makarim Kemendikbud Ristek berikan Kouta internet pada pelajar (Foto: Istimewa)

Indotribun.id Jakarta- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI yang semula mengakhiri bantuan Kouta Gratis sejak Mei 2021, kini telah memperpanjang kembali program bantuan tersebut hingga akhir tahun. Mulai sekarang sudah cair!

Mendikbudristek Nadim Makarim dilansir dari detik.com, menyampaikan pihaknya akan menyalurkan bantuan tersebut, mulai pertengahan September 2021 hingga November 2021.

“Kami akan menyalurkan bantuan subsidi kuota data internet ini pada 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021. Kuota data ini berlaku 30 hari sejak diterima,” ungkap Nadim dikutip dari detik.com.

Bagi Siswa, Mahasiswa, Guru serta Dosen buruan cek mulai hari ini, Sabtu (11/09/2021). Pastikan telah memenuhi persyaratannya.

Program bantuan ini bertujuan untuk mendukung Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada saat situasi pandemi yang masih melanda Republik ini.

Lalu seperti apa Syarat dan Besaran Kouta Gratis Kemendikbud kali ini?

Syarat Penerimaan Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud 2021:

  • Terdaftar pada aplikasi Dapodik, untuk pelajar dan guru pendidikan dasar dan menengah.
  • Terdaftar pada aplikasi PDDikti, untuk mahasiswa dan dosen.
  • Memiliki nomor HP yang aktif.
  • Jika penggunaannya nol bytes atau di bawah 1 GB, maka bantuan akan dihentikan pada bulan ketiga dari masa program (November 2021)

Besaran Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud 2021:

  • Peserta Didik jenjang PAUD sebesar 7 GB/bulan
  • Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar 10 GB/bulan
  • Pendidik Jenjang PAUD dan Pendidik Dasar dan Menengah sebesar 12 GB/bulan
  • Dosen dan Mahasiswa sebesar 15 GB/bulan

Pada bantuan kuota Gratis ini, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) RI, akan ada beberapa laman situs yang diblokir, seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan yang lainnya.

Tidak hanya Sosial Media (Sosmed), Game Online, Seperti; Mobile Legend, Class Of Clan, Free Fire dan lain sebagainya, juga ikut diblokir.

Sebagai informasi tambahan, dalam menunjang program tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan anggaran sebesar 5.54 Triliun Rupiah dengan target penerima 38.1 Juta pelajar dan tenaga pendidik.

(Indotribun/Faruq)