oleh

Jembatan Lembah Dieng ditutup Total Akibat Kembali Longsor

Foto: Kejadian Longsor (ist).

Indotribun.id, Malang- Longsor kembali terjadi di Jembatan Lembah Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang kemarin sore. Akses jembatan pun ditutup total.

Sejauh informasi yang didapatkan oleh indotribun.id dari masyarakat sekitar, bahwa telah dipasang tali rafia dan ranting bambu untuk menutup akses di dua sisi jembatan.

Masyarakat yang telah terbiasa beraktivitas melewati jalan tersebut terpaksa harus memilih jalur lain untuk keluar masuk melakukan kegiatan. Aparat kepolisian dari Polsek Sukun dan Satlantas Polresta Malang Kota telah mengunjungi lokasi.

Jembatan ambruk terjadi di bagian sisi timur jembatan. Di mana sebelumnya, satu tiang penyangga sudah putus.

Sebelumnya sempat ada wacana perbaikan yang dijanjikan pengembang perumahan mulai dari awal April 2022, namun belum terealisasi. Kini justru longsor kembalu terjadi.

Salah seorang mahasiswa asal Sukun, Malang tak jauh dari rumahnya membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar, terjadi jembatan ambruk di jembatan Dieng”, ungkap Jamalul Laili, Mahasiswa salah satu kampus di Kota Malang.

Selain itu, menurut warga yang lain, kronologi kejadian tersebut telah terjadi ambruk tiga kali, namun pada kejadian yang ketiga kalinya bagian tembok pembatas jembatan mengalami ambruk yang cukup parah.

“Ambruk terjadi tiga kali. Terakhir bagian tembok pembatas jembatan dengan suara gemuruh terjadi sekitar pukul 15.30 tadi sore,” ungkap Rochim Wahyudi, dikutip dari detik.com, Selasa (5/4/2022).

Ketika sisi timur jembatan ambrol ke sungai, hujan deras mengguyur. Tidak ada korban dalam peristiwa itu.

“Untungnya sebelum hujan deras, akses jembatan sudah ditutup oleh warga. Jadi saat ambruk separuh bagian timur, jembatan sudah tidak dilalui,” imbuhnya.

(San/Pip)

Komentar