oleh

JK Tak Setuju Jokowi Keluarkan Perppu

-Nasional-329 views

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)

Malang, Indotribun.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) kurang setuju Presiden menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai langkah mengatasi polemik RUU KPK yang sudah terlanjur disahkan oleh DPR.

Menurutnya, masih ada jalan lain yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan persoalan tersebut, salah satunya melalui jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ya kan ada jalan yang konstitusional yaitu judicial review di MK (Mahkamah Konstitusi). Itu jalan yang terbaik karena itu lebih tepat. Kalau Perppu itu masih banyak pro-kontranya,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (1/10/2019), dikutip dari Kompas.com.

Ia juga menuturkan, jika presiden mengambil langkah itu, sama halnya menjatuhkan kewibawaan pemerintah yang sama-sama sudah ada kesepakatan dengan DPR.

“Karena baru saja Presiden teken berlaku, langsung Presiden sendiri tarik. Kan tidak bagus. Di mana kita mau tempatkan kewibawaan pemerintah kalau baru teken berlaku kemudian kita tarik. Logikanya di mana?” ujarnya.

Pertimbangan Presiden untuk mengeluarkan Perppu muncul saat terjadi penolakan besar-besaran. Bahkan, demonstrasi itu juga menyebabkan dua mahasiswa meninggal dunia.

Kalla menilai, Perppu KPK belum tentu mampu meredam emosi massa yang terus memprotes Undang-Undang KPK hasil revisi.

Ia kemudian meminta kepada pihak yang tak sepakat dengan UU KPK hasil revisi menggugatnya melalui uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saat ini sudah ada yang menggugat ke MK. Maka hormatilah proses itu,” tambahnya.

Editor: LF

Komentar

News Feed