oleh

Kasus Pungli Bansos Covid-19 Terjadi Lagi, Kini Ada Di Kota Tanggerang

Masyarakat Kota Tanggerang saat menerima Bansos dari pemerintah setempat, (Istimewa).

Indotribun.id, Tanggerang- Semakin rendahnya penurunan angka penyebaran kasus Covid-19, nyatanya tidak berbanding lurus dengan menurunnya kasus Pungutan Liar (Pungli) Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19. Kali ini kasus Bansos terjadi di Kota Tanggerang, Banten.

Kasus Pungli Bansos tersebut pertama kali ditemukan oleh Wali Kota Tanggerang, Arif R Wismansyah, saat melakukan penyaluran Bansos pada masyarakatnya. Arif meminta kasus tersebut segera di tangani secepat mungkin.

“Selain menyalurkan Bansos, ini kita juga sedang melakukan Investigasi” ungkapnya, saat ditanyakan oleh wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tanggerang, I Dewa Gede Wirajana menyampaikan pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung warga terdampak Covid-19. Pihaknya juga berjanji akan segera menangani kasus tersebut secepat mungkin.

Menurut Dewa, kasus pungli Bansos tersebar di 13 kecamatan, selain butuh kerja keras, pihaknya juga butuh kerja kolektif dan waktu.

“Bansos sampai sekarang masih berlangsung. Kami terus mencari bukti-bukti pendukung. Kami juga ingin segera,” katanya, dikutip dari Okezone.com Rabu (1/9/2021)

Beberapa bukti telah dikumpulkan oleh Kejari, varian punglinya sangat variatif. Mulai dari 50rb hingga 200rb dengan modus yang berbeda-beda.

“Tim telah menemukan banyak modus yang digunakan untuk pungli bansos Covid-19. Di antaranya, mulai dari potongan langsung sebesar Rp50 ribu, hingga pungli yang sampai Rp200 ribu,” sambungnya.

Sejauh ini, ada sekitar 15-20 saksi yang telah diperiksa oleh Kejari Kota Tanggerang. penyelidikan terus berlanjut sampai saat ini.

(frq/kho)

Komentar

News Feed