oleh

Kelompok Cipayung Dukung RUU KPK

-Nasional-192 views

Para pimpinan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus saat mengadakan diskusi mengenai RUU KPK di Jakarta, Rabu (11/9/2019)

Malang, Indotribun.id -Menanggapi Revisi Undang-Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 30 Tahun 2002, Organisasi Kepemudaan (OKP) PMII, GMNI, PMKRI, HMI, GMKI, KMHDI, IMM, dan HIMAHBUDHI yang tergabung dalam Cipayung Plus mendukung penuh untuk dilakukan revisi guna memperbaiki kinerja lembaga antarusuah tersebut.

“Kami Kelompok Cipayung Plus mendukung dilakukannya Revisi UU KPK” ucap Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Robaytullah Kusuma Jaya, saat lakukan siaran Pers, dikutip dari AntaraNews.com, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Ia mengatakan, tidak benar jika KPK seolah-olah menjadi korban dan incaran pihak-pihak tertentu sehingga menimbulkan pembenturan di kalangan masyarakat.

Sementara itu, Agus Molyono Herlambang, selaku Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengungkapkan, KPK seharusnya membuka diri untuk berkerjasama dengan lembaga penegak hukum lain yakni, kepolisian dan kejaksaan. Hal ini diperlukan dalam hal memasukan penyidik dan penyelidik dari unsur kepolisian dan kejaksaan.

“Proses penuntutan yang berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung akan menjadi kolaborasi yang tepat untuk memperkuat KPK secara kelembagaan dan profesioanal.” tambahnya

Sedangkan, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Najih Prastiyo, juga mengatakan, UU KPK bukan sebuah konsensus yang tidak bisa direvisi. UU KPK perlu dievaluasi. Ditambah baru-baru ini KPK diperingati Ombudsman karena dalam menangani beberapa perkara penyidikan.

KPK tidak memiliki SOP yang baku dan cenderung terkesan abuse of power dan adanya pengkotak-kotakan fraksi-fraksi di tubuh KPK,” imbuhnya.

Editor: LF

Komentar

News Feed