oleh

Ketua Mahasiswa Anak Sanggau Sesalkan Pernyataan Rasis Edy Mulyadi

Marselo (Kanan) pada saat Podcast di Program Jagongan Indotribun.id (ist).

Indotribun.id, Malang- Viralnya ujaran rasis yang disampaikan oleh Edy Mulyadi seorang pegiat media sosial (Youtuber) terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur kini tuai polemik.

Menanggapi itu, Marselo, Ketua Ikatan Keluarga Besar Anak Sanggau (Ikbas) Malang sesalkan pernyataan Edy Mulyadi yang seolah-olah tidak menghargai keberadaan orang Kalimantan dan sekaligus menghina orang Kalimantan sebagai bagian dari NKRI.

“Kita Sebagai masyarakat berpendidikan seharusnya mengerti, apalagi yang tidak berpendidikan pun tau bahwa itu adalah hal yang tidak baik,” ungkap Marsel pada program Podcast Jagongan yang diselenggarakan oleh Indotribun.id (27/01/2022). 

“Hal itu sangat rasis sekali, kalo Edy mulyadi datang ke Kalimantan itu, kami lebih mengutamakan keramah-tamahan. Kalo tidak ada yang memancing tidak akan ada warga kami berinteraksi.” timpal mahasiswa manajemen di salah satu kampus ternama di Kota malang.

Boleh saja mengkritisi IKN ke Kalimantan kata marsel, tapi jangan kemudian digeser pada hal yang lainnya. Apalagi melontarkan statement yang menghina orang lain. Sumbangsih Kalimantan terhadap kemajuan negara ini sangatlah besar.

“Saudara Edy mesti paham itu. Kalimantan bukan tempat Jin buang anak, Kalimantan tempat kebudayaan besar yang melestarikan Indonesia di seluruh pelosok negeri ini,” jelasnya. 

“Dapat dipastikan orang tua kami yang di Kalimantan telah menunggu Edy untuk melakukan sanksi hukuman adat sebelum ditangani oleh pihak yang berwajib.” tutup Marsel.

(Indotribun/Wakid)

Komentar