oleh

KKN Di Desa Penari Hidupkan Kembali Industri Film Tanah Air yang Sempat Mati Suri

Flayer Film KKN Di Desa Penari (@kknmovie).

Indotribun.id, Jakarta – Industri Film di Tanah Air terasa hidup kembali setelah mengalami mati suri sejak dilanda Pandemi hampir dua tahun terkahir. Adalah Film KKN Di Desa Penari yang berhasil mengangkat kembali dunia perfilman di Indonesia.

Film yang diangkat dari kisah nyata keenam mahasiswa dan diperankan oleh Tissa Biani itu telah memasuki hari ke-16 penayangan dan telah berhasil ditonton oleh 6 Juta penonton lebih.

Film horor yang bernuansa tradisi gamelan itu digadang-gadang akan menyalip Film dengan jumlah penonton terbesar di Indonesia, yaitu Jangkrik Boss Part 1 dan Warkop DKI Reborn.

Tidak hanya itu, KKN Di Desa Penari telah tayang di dua negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia, bahkan di Singapura, jumlah layar disediakan lebih banyak dari Film biasanya. Dengan hal itu, bukan tidak mungkin Film yang di Sutradarai oleh Ari Suryadi itu akan menjadi awal pulihnya Industri Film di Indonesia pasca pandemi.

Selain itu, CEO MD Entertainment Manoj Punjabi melalui akun Instagram, juga mengabarkan berita bahagia capaian KKN di Desa Penari.

“SUDAH TEMBUS 6.000.000++ PENONTON! Apakah kamu salah satunya?” tulis Manoj dikutip dari akun @manojpunjabimd, Senin (16/05/2022).

Manoj pun berterima kasih atas antusiasme besar penonton terhadap film KKN di

“Terima kasih untuk antusiasme kalian dan terus dukung perfilman Indonesia!” lanjutnya.

Cerita film diawali dengan sekelompok mahasiswa yang berjumlah enam orang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di sebuah desa. Mereka adalah Tissa Biani sebagai Nur, Adinda Thomas sebagai Widya, Aghniny Haque sebagai Ayu, Ahmad Megantara sebagai Bima, Calvin Jeremy sebagai Anton, dan Fajar Nugraha sebagai Wahyu.

Namun nahas, program KKN tersebut berakhir malapetaka di desa yang penuh hal mistis dan sejarah kelam tersebut.

(Frq/Wkd)

Komentar