oleh

Krisis Masker Warga Palangkaraya Buka Donasi

-Nasional-170 views

Kondisi asap di Palangkaraya Kalimantan Tengah, (17/9/2019)

Malang, Indotribun.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, membuat warga kesulitan mendapatkan masker sebagai pelindung. Karenanya, mereka membuka donasi di sosial media dan bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan.

“Bisa dibilang darurat. Untuk Palangkaraya, sudah beberapa hari ini masker di berbagai apotek habis. Kita sempat dapat donasi dana tapi nggak bisa beli masker karena tidak ada. Sempat dapat kiriman masker yang langsung habis kita bagikan,” kata salah satu warga Palangkaraya, Muhlisin, dikutip dari detikcom, Sabtu (21/9/2019).

Ia menuturkan, kabut asap tebal sebabkan kiriman masker dari Kalimantan lewat jalur pesawat terhambat. Jarak pandang tidak memungkinkan. Akibatnya pengiriman hanya bisa dilakukan lewat darat dan laut. Itu pun membutuhkan waktu lumayan lama.

“Bandara sekarang buka tutup karena jarak pandangnya kadang tidak aman. Pesawat untuk bisa mendarat perlu jarak pandang 800 meter, sedangkan sekarang kalau kabutnya tebal paling cuma 500 meter. Makanya untuk sekarang cuma bisa darat, laut, dan menghubungi teman-teman ormas atau relawan lainnya,” katanya.

Selain itu, ia meminta agar dikirimkan oksigen dalam bentuk kaleng. Warga Palangkaraya mulai terganggu dan mengalami sesak napas akibat melulu menghirup asap tebal.

Muhlisin juga meminta segera ada penanganan dari pemerintah daerah, pusat serta dinas terkait soal karhutla tersebut.

Editor: LF

Komentar

News Feed