oleh

Mahasiswa UTM Edukasi Anak Usia Dini Cara Menabung yang Produktif di Mojokerto

Foto: Mahasiswa KKN-T 19 UTM di bersama Siswa di Mojokerto (ist).

Indotribun.id, Mojokerto – Mengedukasi Anak sejak kecil untuk menabung merupakan sebuah keharusan agar anak tumbuh dewasa menjadi orang hemat dan bersahaja. Hal itulah yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Desa Ngembat, Mojokerto.

Mahasiswa UTM sebagai syarat melanjutkan tugas akhir, harus menempuh Program pengabdian Masyarakat yang disebut Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T). KKN-T ini tergabung di kelompok 19.

Menabung merupakan aktivitas yang sangat baik, yang dihasilkan dari pendapatan atau uang saku dengan jumlah tergantung kemampuan, dan sewaktu-waktu bisa diambil dalam keadaan mendesak.

Adapun manfaat dari menabung ialah melatih untuk disiplin, melatih untuk hidup tidak boros, dan menjadi terbiasa menghemat uang. Oleh karena itulah, salah satu pengabdian masyarakat di desa Ngembat, kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto adalah mengadakan edukasi menabung sejak usia dini dan pembuatan celengan dari botol bekas.

Foto: Pembuatan Celengan dari Botol Bekas (istimewa).

Mahasiswa KKN-T Kelompok 19 UTM ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan yaitu Bpk. Tito IM. Rahman Hakim, S.E., M.S.A., dan dibantu oleh Kepala Desa Ngembat Bpk. Sutres beserta jajaran perangkat Desa dalam melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat selama kurang lebih 2 bulan mulai dari 6 mei – 2 juli 2022, di Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Mojokerto.

Kegiatan yang dilaksanakan di SDN Ngembat itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran menabung sejak usia dini. Dilihat dari minat anak-anak dalam menabung yang masih sangat  rendah bahkan tidak peduli.

Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya menabung, Siswa juga diajarkan untuk membuat celengan yang memanfaatkan botol bekas. Siswa-siswi SDN Ngembat pun cukup antusias dalam kegiatan tersebut.

Metode edukasi digunakan untuk menjelaskan materi-materi tentang pentingnya menabung sejak usia dini dengan sasaran kelas 4 di SDN Ngembat. Rata-rata uang saku siswa-siswi sebesar Rp. 5.000.

Dalam hal ini, Mahasiswa KKN-T mengarahkan agar siswa-siswa menyisihkan uangnya Rp. 2.000 untuk ditabung dan Rp. 3.000 dibuat jajan atau kebutuhan serta keinginan yang lainnya.

Foto: Siswa SDN Ngembet, Mojokerto (istimewa).

Seusai penyampaian materi oleh tim KKN-T 19 UTM, diadakannya diskusi atau tanya jawab yang berkaitan dengan materi yang disajikan.

Ada beberapa siswa-siswi yang sudah menerapkan menabung di rumah, akan tetapi belum konsisten dan sering diambil disaat ada keinginan yang mendesak. Oleh karena itu, Mahasiswa KKN-T 19 UTM mengajak siswa-siswi SDN Ngembat menabung secara rutin setiap hari dengan memasukkan uangnya di media celengan yang telah dibuat bersama-sama.

Lebih lanjut, berupaya untuk memotivasi anak-anak maka Mahasiswa KKN-T 19 memberikan pelatihan pembuatan celengan dari botol bekas yang dihias berbentuk minuman boba dan dilapisi oleh media kain flanel.

Dengan celengan yang dibuat sendiri, diharapkan menambah minat anak agar menyisihkan uangnya untuk ditabung. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menanamkan rasa gemar menabung pada anak.

Hal ini pula bertujuan agar di masa dewasa kelak, mereka menjadi orang yang mandiri dan cerdas dalam mengelola keuangan.

Kontributor/Penulis: Rima Zusnita Ababil

Editor: Khoirin Nurya Putra

Komentar