oleh

Menanti Apa yang Bisa Dilakukan 5G, Sebuah Titik Persinggungan Ekonomi Politik dan Perlombaan Teknologi

-Bisnis-341 views

Setelah mengetahui dan melihat apa yang bisa dilakukan oleh jaringan ponsel 4G, sebuah ekspektasi lain muncul, yakni lahirnya jaringan 5G atau fifth generation, generasi kelima. Bila dengan 4G saja jaringan internet sudah begitu cepat, maka tentu 5G bisa melakukannya lebih cepat lagi.

5G merupakan representasi dari pelopor era nirkabel yang memampukan mobil-mobil, perusahaan dan kota yang saling terkoneksi. Menurut beberapa analisis, negara manapun yang mendominasi teknologi yang satu ini akan memperoleh keunggulan kompetitif selama separuh abad ini. Namun demikian, sebuah stasiun televisi yang letaknya tidak jauh dari Gedung Putih AS mengungkapkan sebuah kekhawatiran tentang adanya kecacatan yang tersembunyi.

“Hanya sesuatu yang kecil. Mungkin membunuhmu,” kata seorang repoter TV tersebut kepada pemirsanya baru-baru ini, dikutip The New York Times, Minggu (12/5).

The New York Times mengabarkan, jaringan Rusia, RT America, menyiarkan hal tersebut dengan judul “Sebuah Eksperimen Berbahaya terhadap Kemanusiaan” dalam mengemas apa yang oleh para ahli tamunya dipandang sebagai ancaman kesehatan mengerikan 5G. Sinyal 5G dihubung-hubungkan dengan kanker otak, infertilitas, tumor jantung dan penyakit Alzheimer, meski klaim tersebut kurang didukung oleh alasan-alasan yang ilmiah.

Berusaha menyulut ketakutan pemirsa Amerika, presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan jaringan 5G Rusia dengan nada yang membangkitkan optimisme daripada malapetaka.

Seperti yang disampaikan Tass, kantor berita Rusia, Putin mengatakan masyarakat perlu melihat ke depan. “Tantangan untuk tahun-tahun mendatang adalah mengatur akses universal ke internet berkecepatan tinggi, untuk memulai operasi sistem komunikasi generasi kelima,” ujarnya.

Analis melihat serangan RT America terhadap 5G sebagai keberanian secara geopolitik: hal tersebut menargetkan dunia baru yang saling berhubungan, teknologi futuristik yang akan menjangkau rumah konsumen, membantu keamanan nasional dan memicu industri inovatif. Perusahaan medis menghubungkan perangkat secara nirkabel untuk membuat jenis perawatan kesehatan baru.

Dalam sebuah wawancara, Ryan Fox, chief operating officer dari New Knowledge, sebuah perusahaan teknologi yang melacak informasi yang salah, mengatakan, “Ini perang ekonomi. Rusia tidak memiliki permainan 5G yang bagus, jadi ia mencoba untuk melemahkan dan mendiskreditkan kami.”

Sehubungan dengan hal tersebut, 5G merupakan titik gesekan yang berkembang antara Washington dan Beijing, dengan masing-masing pihak membuat sekutu di dalam sebuah perlombaan teknologi besar. Moskow dan Beijing dipandang mungkin membentuk blok politik 5G.

Menepis disinformasi yang diembuskan Rusia, Molly McKew, kepala Fianna Strategies, sebuah perusahaan konsultan di Washington, D.C. mengatakan bahwa Kremlin— benteng dan kompleks istana bersejarah di pusat kota Moskwa dan kini menjadi pusat pemerintahan Rusia—akan benar-benar menikmati pemerintahan demokratis yang terikat dalam pertarungan atas bahaya lingkungan dan kesehatan 5G.

Dikabarkan, serangan RT pada teknologi 5G secara jumlah dan stridency meningkat ketika industri nirkabel Amerika mulai membangun sistem 5G. Pada bulan Maret, Verizon—sebuah perusahaan telekomunikasi di Basking Ridge, New Jersey, Amerika Serikat—mengatakan layanannya akan segera mencapai 30 kota.

Lebih lanjut The New York Times mengabarkan, RT America menyiarkan program pertamanya yang menyerang dampak kesehatan 5G pada Mei 2018. Tahun ini RT America telah menjalankan tujuh serangan. Yang terbaru, pada 14 April, melaporkan bahwa anak-anak yang terpapar sinyal ponsel 5G akan menderita kanker, mimisan dan ketidakmampuan belajar.

RT mendistribusikan pemrogramannya dengan kabel, satelit, dan streaming online. RT juga mengunggah cerita individu di Facebook dan YouTube. Laporan intelijen AS yang tidak diklasifikasikan, yang dirilis awal 2017, mengatakan bahwa video RT di YouTube memiliki rata-rata 1 juta tampilan per hari, “tertinggi di antara outlet berita.”

Anna Belkina, kepala komunikasi RT di Moskow, membela cakupan jaringan 5G. “Tidak seperti banyak media lain, kami menunjukkan luasnya perdebatan,” katanya dalam pertukaran email.

Ditanya apakah promosi Putin tentang teknologi 5G di Rusia bertentangan dengan alarm kesehatan yang diangkat oleh RT America, ia mengatakan jaringan AS fokus pada masalah 5G lokal, bukan “peluncuran di Rusia.”

“Penonton Amerika kami mengharapkan kami untuk membawa keprihatinan Amerika ke depan, pertama dan terutama,” kata Belkina.

William J. Broad/The New York Times/Fianto

Komentar

News Feed