oleh

Mendes Usulkan Skripsi Diganti KNN

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Abdul Halim)

Malang, Indotribun.id—Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengusulkan untuk mengganti tugas akhir atau skripsi dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama empat bulan.

Usulan tersebut disampaikannya seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nadiem Makarim di Jakarta, Rabu (22/01/2019), dilansir dari Liputan6.

“Dalam istilah umum, konsep ini lazim dikenal sebagai Kuliah Kerja Nyata atau KKN yang telah ditetapkan di sejumlah perguruan tinggi di beberapa daerah. Tentu kegiatan ini dibarengi dengan memberikan pendampingan terhadap pembangunan di desa,” ucapnya

Program ini sejalan dengan ide dari Kemendikbud yang akan meluncurkan Program Kampus Merdeka, yang memberikan pilihan kepada mahasiswa yakni selama 3 semester dan minimal 2 semester untuk bisa mengambil program di luar kampus.

Selain itu, pihaknya telah mendapatkan respon baik dari Kementerian Desa dan segera mungkin akan membantu karena berkaitan langsung dengan desa.

“Kementerian Desa menyambut baik dan akan menindaklanjuti program ini (Kampus Merdeka) untuk membahas secara detil,” ungkap.

Ia pun berharap terdapat suatu model pemberian penghargaan kepada kepala desa atas jasanya yang telah memberikan dedikasi tinggi terhadap pembangunan desa. Penghargaan tersebut, menurutnya, bisa diberikan dari sektor pendidikan.

“Diharapkan ada model pemberian penghargaan terhadap kepala desa yang sudah mempunyai prestasi dalam menjabat. Sehingga memudahkan untuk mendapatkan gelar sarjana dengan cara mengkonversi pengalaman menjadi kepala desa dengan angka kredit di kampus-kampus,” tambahnya.

Komentar

News Feed