oleh

Muktamar NU Ke-34 Akan Ditunda, Penerapan PKKM Level 3 Se-Indonesia Jadi Alasan Utama

Muktamar NU Ke-34 (Foto: kupastuntas.co)

Indotribun.id, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menunda penyelenggaraan Muktamar NU yang ke-34. Sebelumnya, Muktamar NU tersebut rencananya akan digelar pada Desember 2021. Namun hal tersebut bakal tidak memungkinkan.

Dilansir dari detik.com, alasan utama akan ditundanya Muktamar NU, setelah adanya rencana pemerintah dalam penerapan PPKM level 3 se-Indonesia.

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini menyampaikan Muktamar NU akan ditunda hingga tahun depan.

“Maka, dalam konteks itu, PBNU nanti akan memutuskan jadwalnya kapan, meskipun sudah banyak aspirasi yang menyampaikan bahwa hendaknya diundur bertepatan dengan hari baik, yaitu tanggal 31 Januari 2022, di mana bertepatan dengan harlah NU,” ungkapnya, dikutip dari detik.com, Kamis (18/11/2021).

Namun Helmy, sapaan akrabnya, belum bisa menyampaikan tanggal pasti Muktamar NU akan digelar. Menurut dia, hal itu akan diputuskan oleh pengurus PBNU.

“Waktu tepatnya kapan, nanti akan diputuskan oleh Ketua Umum dan Sekjen PBNU, Rais Aam dan Katib Aam,” imbuhnya.

Lanjut Helmy, Keputusan penundaan ini sejalan dengan hasil Munas dan Konbes NU beberapa waktu lalu. Jika ada keadaan mendesak, keputusan selanjutnya diserahkan kepada PBNU.

“Jadi PBNU sesuai dengan hasil Munas-Konbes yang lalu bahwa terkait dengan jadwal yang sudah ditetapkan tanggal 25 Desember 2021 akan mengikuti protokol dan mendapatkan persetujuan atau izin dari Satgas pemerintah. Itu keputusannya dan dalam hal terjadi situasi yang tidak dimungkinkan, maka Konbes NU menyerahkan sepenuhnya kepada PBNU,” ujar Helmy.

“Maka, dalam hal itu, kami PBNU dengan ini menyatakan tentu taat pada keputusan pemerintah. Jadi PBNU juga tidak ingin memaksakan diri menjadi contoh yang tidak baik dalam penegakan protokol kesehatan, terutama kita mewaspadai gelombang ketiga,” terusnya.

(Indotribun/Faruq)

Komentar

News Feed