oleh

PB PMII Lounching Lembaga Profesi Ekonomi & Keuangan, Dosen Pemerhati Ekonomi Ini Ditunjuk Sebagai Direktur

PB PMII Lounching Lembaga Profesi Ekonomi & Keuangan dikemas dengan Webinar (Dok/Pri).

Indotribun.id, Jakarta- Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) periode 2021-2023 terus berinovasi sesuai dengan visi-misi Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri. Salah satunya adalah membentuk beberepa lembaga strategis dan profesi di tubuh PB PMII itu sendiri.

Kali ini, PB PMII melounching Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan atau yang disingkat LPEK yang merupakan salah satu tujuan PB PMII untuk memperluas ruang lingkup PMII.

Abe, sapaan Ketua Umum PB PMII mempercayakan Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan kepada Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak selaku Direktur.

Mas Aras, sapaan akrabnya merupakan salah satu dosen disalah satu kampus di Indonesia. Aras juga merupakan kader PMII, selain menjadi dosen juga seorang penulis. Dimana buku yang ia tulis salah satunya adalah Akuntansi Dalam Kebudayaan Bugis.

“Saya memilih Sahabat Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak sebagai Direktur Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan tidak hanya satu atau dua pertimbangan. Melainkan melalui banyak sekali pertimbangan, misalnya Sahabat Aras adalah penulis buku dan beberapa jurnal, baru-baru ini beliau diangkat sebagai Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia dan saat ini sedang menempuh program Doktoral Ilmu Akuntansi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa”. Pungkas Abe, Sabtu (13/11/2021).

Gus Abe, Ketua Umum PB PMII bersama peserta Webinar

“Saya optimis Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan bisa menjadi wadah yang produktif bagi kader PMII dibidang profesi. Tujuannya adalah agar PMII mampu mengakses posisi strategis dibidang ekonomi dan keuangan.” Imbuhnya.

Sementara Muhammad Aras Prabowo menyampaikan bahwa Lembaga Profesi Ekonomi dan Keuangan akan memberi warna baru bagi PMII.

“LPEK harus menjadi wadah bagi kader PMII dibidang ekonomi dan keuangan atau Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis (PTU) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (PTI) untuk memperkuat dan mengasa ilmu keprofesian ekonomi dan keuangan,” ungkapnya.

Kehadiran LPEK PB PMII diharapkan mampu memberi jalan baru untuk distribusi kader PMII di ruang-ruang strategis. Sehingga kader PMII tidak hanya bertumpuk dalam satu bidang tertentu seperti politik, LSM dan keagamaan, terang Aras.

Kegiatan launching dikemas dengan webinar nasional yang mengusung tema “Menakar Efektifitas Kebijakan Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi”. Narasumber yang dihadirkan adalah Firman, S.E Pimpinan Departemen Kesekretariatan & Keprotokoleran Grup Corporate Sekretary PT Bank Sulselbar, Dr. Mukhtar A. Adam, S.E., M.M Evaluator Bappenas RI dan Abra Talattov, M.Sc Ekonom INDEF.

Kegiatan dilaksanakan secara online melalui zoom meeting. Selain itu, lounching tersebut disiarkan secara langsung di youtube PMII Official dan NU Channel. Peserta yang hadir mencapai 100 orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

(Indotribun/Faruq)

Komentar

News Feed