oleh

PDIP Bantah Pernyataan Fadli Zon Lirik Ahok Jadi Bos BUMN Karena Faktor Pertemanan Jokowi

-Nasional-140 views

Malang, Indotribun.id – PDIP membantah pernyataan Waketum Gerindra Fadli Zon yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi Bos BUMN karena berteman dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pihaknya menilai pemilihan Ahok berdasarkan kompetensi dan kemampuan, bukan yang lain.

“Modal relasional itu memang penting, namun faktor terpenting adalah asesmen terhadap kompetensi, integritas dan keberanian melakukan eksekusi,” kata politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, Senin (18/11/2019), dilansir dari detik.com.

Hendrawan mengatakan, PDIP tidak pernah menempatkan posisi seseorang berdasarkan atas relasi. Menurutnya, sikap profesional-lah yang lebih diutamakan dalam penilaian.

“Kita tidak menginginkan penempatan orang di jabatan-jabatan strategis atas dasar ‘like or dislike’ atau atas dasar koneksi semata. Nilai-nilai keutamaan dalam pengelolaan badan usaha yang sehat, profesional dan berdaya saing tinggi tetap yang harus ditekankan,” ucapnya.

Ia juga meminta agar tim penilai akhir (TPA) bisa melakukan penilaian secara objektif dan benar-benar teliti kepada Ahok sebelum menjadi pimpinan BUMN.

“Itu sebabnya, TPA diharapkan melakukan asessmen secara objektif dan menyeluruh,” ujar Hendrawan.

Sebelumnya, melalui akun Twitter pribadinya, Fadli Zon mengomentari soal rencana pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi pejabat BUMN. Dia menyinggung hubungan pertemanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ahok.

“Kalau Pak @jokowi mengangkat Ahok menjadi pejabat BUMN, itu menunjukkan hubungan mereka yang dalam,” tulis Fadli Zon di Twitter, Senin (18/11/2019).

Editor: LF

Komentar

News Feed