oleh

Pengamat Politik UGM, Dodi: Presiden Harus Bicara, Jangan Melulu Menteri

-Nasional-186 views

Aksi mahasiswa menolak kebijakan pemerintah yang merevisi beberapa Undang-Undang yang dinilai tidak membela kepentingan rakyat terjadi di berbagai kota, terutama sejak Senin, 23/9/2019. (Foto/Tempo.co)

Malang, Indotribun.id. – Pengamat politik dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Kuskridho Ambardi mengomantari sikap Presiden yang selalu mengandalkan menteri soal merespon gerakan aksi massa yang berlangsung di sejumlah daerah, terhitung sejak Senin (23/9/2019) kemarin.  

“Saya kira kalau dari kewenangan, isu, dan situasi ini bisa ditangani oleh Menko Polhukam dan Kepala KSP. Tapi, perkembangan situasi mutakhir nampaknya menuntut respons langsung Presiden,” ujar Kuskridho Ambardi, atau yang biasa disapa Dodi, dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/9/2019).

Menurutnya, percuma tidak akan meredam gejolak di masyarakat jika komunikasinya hanya lewat menteri. Presiden harus terjun langsung menenangkan aksi massa tersebut.

“Karena, dalam banyak protes itu merujuk pada Presiden. Sehingga, jika Presiden tidak meresponsnya secara langsung, justru akan menjauhkannya dari peluang merebut simpati,” kata dia.

“Apalagi jika cara berkomunikasi Menko Polkam dan Kepala KSP kurang empati,” tambahnya.

Editor: LF

Komentar

News Feed