oleh

Prabowo Pasang Badan Saat Jokowi Dihujani Banyak Kritikan

-Respon-140 views

Ilustrasi: Liputan6.com

Mungkin dari kita masih mengingat dengan jelas perseteruan kontestasi pemilihan presiden pada tahun 2019 lalu. Dimana, Prabowo Subianto kembali menantang Jokowi untuk kembali bersaing memperebutkan kursi Presiden yang sebelumnya—2015 telah menelan pil kekalahan.Tetap saja, hasilnya sama. Dia kembali harus menerima kekalahan dari Jokowi yang kebetulan bergandeng dengan Ma`ruf Amin sebagai Wakil Presiden yang mayoritas pendukungnya dari warga Nahdlatul ‘Ulama.

Pereteruan tersebut mengakibatkan seolah bangsa ini terbagi menjadi dua kelompok, antara kelompok Prabowo dan kelompok Jokowi. Tetapi, siapa menyangka pada penyusunan kebinet Jokowi pada periode kedua, Prabowo tiba-tiba masuk dalam jajaran pemerintahan dan langsung ditunjuk untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

 Diketahui, keputusan politiknya atas dalih demi kepentingan bangsa dan negara. Sering kali ia melontarkan pernyataan jika dalam politik tidak ada yang namanya musuh abadi. Tapi tetap saja keputusannya mengagetkan semua pihak, apalagi para pendukung setianya yang tidak rela ia masuk dalam pemerintahan.  

Seiring dengan jabatan terbarunya—Menteri Pertahanan, Prabowo secara tidak langsung menjadi tim koalisi, dan seringkali melakukan blunder membela Jokowi saat kebijakannya banyak dikritik. Seolah Prabowo pasang badan menjadi garda terdepan untuk menepis jika ada isu yang menyerang Presiden Jokowi. Terbukti, tidak ketinggalan soal penanganan masalah covid-19 yang dinilai kurang efektif dan kurangnya keseriusan pemerintah sehingga dihujani banyak kritikan yang terus-terusan dilancarkan kepada Presiden Jokowi.

Seperti diketahui vidio yang sempat viral beberapa hari lalu, melalui akun medianya sendiri, Prabowo memberikan pernyataan bahwasannya Presiden Jokowi telah berusaha dan berjuang penuh dalam mengatasi permasalahan yang sedang melanda negeri ini—covid-19. “Selama saya menjadi bagian kabinet beliau, saya bersaksi bahwa beliau terus berjuang demi kepentingan bangsa negara dan rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Bahkan tidak tangung-tanggung, Prabowo mengajak kepada seluruh kader partai Demokrat dan kepada para pendukungnya untuk tetap percaya kepadanya dan mengingat kembali ketika Prabowo memutuskan untuk bergabung dengan koalisi pemerintahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed