oleh

Prioritas Kartu Prakerja

Ilustrasi prioritas Kartu Prakerja (Foto: Tirto.id)

Wacana program Kartu Prakerja kembali mencuat ke permukaan setelah beberapa bulan lalu sempat tenggelam. Program Kartu Prakerja adalah program praktis pemerintah untuk meretas mata rantai pengangguran di tengah situasi  pandemi.

Pemerintah akan fokus pada pekerja yang terdampak Covid-19, baik karena PHK, dirumahkan atau pekerja bukan penerima upah untuk menjadi peserta program Kartu Prakerja. Kurang lebih 1,7 juta orang dipastikan telah terdata oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), masuk dalam daftar putih prioritas peserta Kartu Prakerja.

Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menandaskan, prioritas sebanyak 1,7 juta orang dengan takaran peserta umum akan ditingkatkan.

White list sebanyak 1,7 juta, nanti seiring berkurangnya jumlah peserta maka porsi peserta umum akan ditingkatkan,” kata Susiwijono saat konferensi pers di kantornya, Senin (13/7).

Sejalan dengan itu, Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin mengatakan, 1,7 juta orang yang masuk dalam daftar putih peserta Kartu Prakerja adalah data dari Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJamsostek.

White list itu 1,7 juta data dari Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJamsostek,” tutur Rudy di hari yang sama.

Komentar

News Feed