oleh

Rencana Redenominasi Rupiah

-Bisnis-159 views

Rencana redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah sudah lama direncanakan. Melalui berbagai proses pengkajian yang panjang Perry Wirjiyo sebagai Gubenur terpilih periode 2018-2023 Bank Indonesia (BI) yang baru disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki banyak program baru, di antaranya melanjutkan program redenominasi rupiah.

Selama ini Perry juga ikut dalam rancangan program redenominasi bersama Gubernur BI aktif, Agus Martowardojo. Serbagai Gubenur baru Bank Indensia terpilih Perry ingin melanjutkan program redenominasi atau pemangkasan nilai mata uang rupiah.

“Pelaksanaan redenominasi saat ini masih dalam kajian lebih lanjut bersama pihak terkait, untuk proses selanjutnya menunggu dari kebijakan pemerintah,” jelas BI.

Pembahasan redenominasi memang direncanakan sejak 2017 lalu. Saat itu pemerintah sudah memasukkan RUU redenominasi atau penyerdehanaan mata uang ke di meja DPR. Namun, karena ada beberapa hal yang menjadi pokok pertimbangan, RUU redenominasi gagal mendapatkan legalitas Nasional (prolegnas).

Pasalnya, tahun lalu rencana redenominasi yang diajukan oleh Gubernur BI aktif Agus Martowardojo ditolak oleh Presiden Joko Widodo.

Maskipun tahun 2017 lalu RUU gagal masuk Prolegnas. Gubenur BI saat itu mengharapkan rekomendasi ini pada tahun 2020 masuk Plagnas, artinya tinggal 6 bulan lagi rencana redenominasi akan segera di laksanakan.

Penulis: Ach Sanusi

Editor: Latif Fianto

Komentar

News Feed