oleh

Resmi Didemisioner, LPJ PK PMII COUNTRY Unitri Malang Masa Khidmat 2020-2021 Diterima

Para Pengurus PK PMII COUNTRY Unitri Malang ketika didemisioner (Dok/Pri).

Indotribun.id, Malang- Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK. PMII) COUNTRY Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang Masa Khidmat 2020-2021 secara resmi dinyatakan didemisioner pada Rapat Tahunan Komisariat (RTK) XVI di gedung Bintang Sembilan PMII Kota Malang, Malang, Kamis (11/11) petang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Komiasariat Sulaiman, A.S, setelah laporan pertanggungjawaban (LPJ) pihaknya selama masa jabatan diterima oleh hampir seluruh peserta RTK.

Secara bergilir masing-masing perwakilan Pengurus Rayon dibawah naungan PMII COUNTRY Unitri Malang mengungkapkan padangannya terhadap LPJ pada sidang yang dipimpin oleh salah satu Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Malang, Sahabat Ihwan Ansori.

Semua perwakilan mengaku menghargai segenap kerja PK PMII COUNTRY Unitri Malang Masa Khidmat 2020-2021, sekaligus berharap ke depan sejumlah kekurangan dapat diperbaiki.

Arina Rizqi Fitriya Wakil Ketua Rayon PMII Nusantara menilai Pengurus Komisariat telah bekerja dengan baik, sembari memaklumi bahwa tidak ada pekerjaan yang dapat dituntaskan 100 persen. ”Kami mengapresiasi kinerja semua pengurus,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Toifurrahman Ali Wafa, Ketua Rayon Ekonomi “Revolusi” masa khidmat 2021-2022, meskipun ia juga memberi sebuah catatan. ”Tapi dampingi adik-adiknya pasca demisioner,” tuturnya.

”Saya kira perlu ada peningkatan pada kauntitas, kualitas, frekuensi, dan bobot program kerja dari yang sudah ada selama ini,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Rayon Fisip Ad-dakhil Moh. Kholid menegaskan bahwa PK. PMII COUNTRY Unitri Malang memiliki peran yang sangat strategis khususnya di lingkup Universitas, meskipun masih banyak dari kader yang kurang berani menunjukkan identitas ke-PMII-an.

Pasca didemisioner, Muhammad Fauzi Sekretaris umum PK. PMII COUNTRY Unitri Malang, mewakili seluruh jajaran meminta maaf atas sejumlah ketidaksempurnaan. Menurut Fauzi, pihaknya telah berkerja maksimal dengan mengerahkan segala potensi yang sudah ada.

”Saya berharap, ke depan, siapapun yang akan mengemban amanat (kepengurusan periode 2021-2022) ini supaya dapat menjalankannya dengan lebih baik,” katanya.

(Indotribun/Faruq)

Komentar

News Feed