oleh

Ridwan Kamil Kecam Keras Guru yang Cabuli 12 Santriwati hingga Punya Anak

Ridwan Kamil Marah besar atas tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum guru di bandung (Istimewa).

Indotribun.id, Bandung- Oknum Guru yang telah melakukan tindakan asusila, Herry Wirawan alias Heri bin Dede yang juga merupakan pimpinan salah satu pondok pesantren di Kota Bandung sedang jadi sorotan masyarakat dan mendapat hujatan. Sebagai orang yang seharusnya menjadi panutan, Herry justru berkali-kali memperkosa belasan santrinya.

Bahkan, beberapa di antaranya hamil hingga melahirkan. Lebih mirisnya lagi, kini telah lahir 9 anak akibat ulah perbuatan oknum guru cabul itu.

Diketahui, Herry Wirawan mencabuli belasan santrinya diberbagai tempat di Kota Bandung. Tidak hanya di pesantren tempatnya mengajar di kawasan Cibiru Kota Bandung, bahkan Herry juga mencabuli santri-santrinya di apartemen hingga hotel.

Kasus ini mendapat perhatian besar masyarakat, bahkan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengutuk perilaku guru sekaligus pimpinan pondok pesantren di Bandung yang mencabuli belasan santrinya hingga beberapa korban di antaranya hamil dan melahirkan.

Kang Emil, sapaan akrannya menegaskan, pelaku harus mendapatkan hukuman berat atas perbuatan biadabnya itu. Menurutnya, pelaku kini sudah diamankan dan ditahan di rumah tahanan serta ponpes tempatnya mengajar telah ditutup.

“Semoga pengadilan bisa menghukum seberat-beratnya dengan pasal sebanyak-banyaknya kepada pelaku yang biadab dan tidak bermoral ini,” tegas Kang Emil dalam keterangannya, Kamis (9/12/2021).

Tidak hanya Kang Emil, masyarakat dan warganet pun mengutuk keras perbuatan biadab tersebut. Di media sosial, banyak warganet menghujat perilaku oknum guru cabul itu dan menuntutnya dihukum seberat-beratnya.

Lebih lanjut, Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Dodi Gazali Emil mengungkapkan, perbuatan cabul dilakukan Herry yang kini sudah berstatus terdakwa di berbagai tempat, di antaranya di Yayasan Pesantren TM, Yayasan Komplek Sinergi, Pesantren MH, Basecamp, Apartemen TS Bandung, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N, dan Hotel R.

“Perbuatan terdakwa Herry Wirawan alias Heri bin Deded Dilakukan sekitar tahun 2016 sampai dengan 2021,” ungkap Dodi, Rabu (8/12/2021).

Menurut Dodi, sebagai pendidik, terdakwa telah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan. Dodi menyebut, berdasarkan data yang dikantonginya, total korban kebejatan terdakwa sebanyak 12 orang.

“Anak korban berjumlah 12 orang dengan rata-rata usia 16-17 tahun. Beberapa korban sudah melahirkan anak akibat perbuatan terdakwa,” imbuhnya.

(Indotribun/faruq)

Komentar