oleh

Selain Indra Kenz dan Doni Salmanan, Bareskrim Polri Incar 10 Affiliator Lainnya

Indra Kenz dan Doni Salmanan “Crazy Rich” yang telah jadi tersangka (ist).

Indotribun.id, Jakarta– Setelah Indra Kenz dan Doni Salmanan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan judi online berkedok trading, kini Bareskrim polri sedang mengincar affiliator yang lainnya.

Bareskrim Polri terus mengusut para afiliator investasi ilegal yang masuk dalam pusaran trading atau Binary Option. Ada kurang lebih sekitar 10 afiliator yang kini telah masuk incaran Bareskrim.

Sebelumnya, Doni Salmanan dan Indra Kenz bernasib sama. Dua afiliator yang pernah dijuluki ‘crazy rich’ tersebut kini sama-sama berstatus tersangka hingga akhirnya ditahan.

Namun, sejauh ini pihak Bareskrim polri masih belum menyebutkan secara gamblang siapa saja pelaku affiliator tersebut, akan tetapi Pihak Bareskrim Polri masih dalam proses pencarian bukti yang kuat.

“Yang jelas bisa 10 bisa lebih tergantung dari hasil pengembangan dan pendalaman penyidik,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli saat dihubungi, Minggu (13/3/2022).

Gatot mengatakan 10 afiliator itu masih dalam penyelidikan. Polri, kata Gatot, akan turut berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), bahkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengecek transaksinya.

“Yang jelas dari kacamata penyidik kan mungkin bisa juga 10 bisa juga lebih, itu nanti tergantung dari hasil konfirmasi dengan OJK sama Bappebti juga nanti koordinasi dengan PPATK,” ujarnya.

Gatot juga menyebutkan saat ini Polri tengah fokus terlebih dahulu mengusut tuntas kasus Binomo dengan tersangka Indra Kenz dan kasus Quotex dengan tersangka Doni Salmanan. Kendati demikian, dia memastikan akan menindaklanjuti semua laporan investasi ilegal Binary Option.

“Yang jelas datanya sudah di tangan penyidik cuman kita fokus kepada dua ini (Indra Kenz dan Doni Salmanan). Nanti kalau ada pelapor lagi itu pasti akan ditindaklanjuti oleh penyidik gitu,” imbuhnya.

(Frq/Adm)

Komentar