oleh

Soroti Harga Minyak Melonjak, Jokowi Kepada Mendag: Semua Harus Terjankau!

Jokowi pada saat kunjungan kerja ke pasar (ist).

Indotribun.id, Ekonomi- Akhir-akhir ini harga minyak kembali melonjak. Berdasarkan info pasar di lapangan, harga minyak yang semula dibanderol dengan harga berkisar Rp. 11.000 hingga Rp.12.000 per kg, kini naik menjadi sebesar Rp.19.000.

Atas melonjaknya minyak tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti tingginya harga komoditas minyak goreng di pasaran. Ia pun memerintahkan kementerian Perdagangan (Kemendag), M Lutfi, untuk menstabilisasikan harga minyak goreng di pasaran.

“Soal minyak goreng. Karena harga CPO di pasar ekspor sedang tinggi, Saya perintahkan menteri perdagangan untuk menjamin stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri,” ujar dia, secara virtual, Senin (3/1/2022).

Sebenarnya, hal tersebut sangatlah wajar, mengingat selarasnya harga dengan melonjaknya harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di pasar global.

Namun, orang nomor satu RI itu mengingatkan kepada Kemendag, bahwa prioritas pemerintah saat ini ialah menciptakan harga komoditas yang terjangkau di kalangan masyarakat.

“Sekali lagi prioritas pemerintah adalah rakyat, harga minyak goreng harus tetap terjangkau,” katanya.

“Jika perlu menteri perdagangan bisa melakukan lagi operasi pasar agar harga tetap terkendali,” imbuhnya.

Selain itu, Jokowi juga menekankan kepada semua BUMN ataupun pihak swasta yang terlibat harus memprioritaskan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu, sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945.

“Ini adalah amanat Pasal 33 Ayat 3 Undang-undang 1945 bahwa bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara, dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tambahnya.

(Indotribun/Faruq)

Komentar