oleh

Sudah Jadi Mahasiswa Harus Tahu Menentukan Skala Prioritas, Bagaimana Caranya?

Mahasiswa harus tahu skala prioritas dan non prioritas (Foto: @adipatimahendera)

Indotribun.id, Edukasi- Sebagai mahasiswa harus tahu bagaimana caranya menyusun skala prioritas dengan tepat agar segala hal bisa sesuai dengan target pencapaian yang telah ditentukan.

Barangkali kita sering mengenal skala Prioriats dan non prioritas, lebih-lebih juga perihal apakah itu kebutuhan atau hanya keinginan semata.

Skala yang pertama ini memungkinkan sumber daya atau pencapaian bisa berdampak maksimal. Contohnya adalah ketika anda sebagai mahasiswa memprioritaskan membeli sarana kuliah dibandingkan berbelanja ke mall atau hanya sekadar nongkrong di warungkopi yang unfaedah. Hal itu akan lebih tepat jika anda telah menyusun skala prioritas dengan baik.

Lantas bagaimana cara menyusun skala prioritas? Inilah tips dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti) Kemendikbudristek RI yang dilansir oleh Indotribun.id.

4 Cara Menyusun Skala Prioritas:

1. Berorientasi pada Kebutuhan
Pahami apakah itu kebutuhan atau hanya sekadar keinginan, hal itu sangat penting ketika anda telah memasuki jenjang perkuliahan. Anda sebagai mahasiswa akan mulai hidup mandiri. Artinya segala kepentingan belajar, mencari pengalaman, dan bermain akan membutuhkan manajemen waktu yang baik.

Menyusun skala prioritas bisa dilakukan berdasarkan tingkat kepentingan. Mahasiswa bisa menyusunnya dengan mendahulukan kebutuhan primer, lalu sekunder, dan kemudian tersier.

2. Melihat Peluang
Milhat peluang atau kesempatan yang dimiliki juga penting saat menyusun skala prioritas. Utamakan kebutuhan yang memiliki peluang kesempatan yang sulit untuk datang kembali.

Misal ketika ada kesempatan mendaftar beasiswa dan aktif berorganisasi. Apabila datang bersamaan, kesempatan mendaftar beasiswa harus didahulukan karena biasanya itu akan jadi kesempatan langka. Maka di sini ada hal yang utama dan ada juga hal yang pertama. Yang utama adalah bagaimana anda mendapatkan beasiswa dan hal yang pertama anda harus bergabung di organisasi agar anda mendapatkan pengalaman yang lebih.

3. Menentukan Jangka Panjang
Selain menghitung kesempatan, mempertimbangkan sesuatu, jangka panjang juga diperlukan. Mahasiswa bisa mulai mempersiapkan kebutuhan yang dapat menunjang masa depan.

Misal ketika mendaftar beasiswa, apabila lolos bisa menjadi batu loncatan untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi atau berkarier di perusahaan elite. Apabila belum lulus bisa menjadi pengalaman dan portofolio berharga untuk rencana di masa depan.

4. Sesuaikan dengan Kemampuan
Ketika menyusun skala prioritas, pastikan mahasiswa menyesuaikan dengan kemampuan diri dalam mencapai kebutuhan tersebut. Apabila tidak disesuaikan dengan kemampuan, mahasiswa justru bisa mengalami kewalahan.

Perhatikan dengan baik apakah anda mampu akan hal itu atau tidak, itu juga jauh lebih penting. Berani mencoba jauh lebih baik dari pada hanya sekadar mereka-reka.

Nah, itulah 4 cara menyusun skala prioritas agar mahasiswa bisa berencana sesuai dengan kebutuhan. Semoga membantu!

(Adm)


Komentar