oleh

Syarat dan Langkah Membangun Leadership dengan Baik

Ilustrasi: Leadership (ist).

Indotribun.id, Edukasi- Beberapa literatur pernah menuliskan sebuah kisah perjalanan perusahaan yang begitu berkembang pesat, namun ditengah perjalanan dan di masa puncaknya tiba-tiba perusahaan itu turun dan bangkrut.

Kita bisa ilustrasikan, katakanlah perusahaan tersebut bergerak di bidang konveksi PT. WK yang serta-merta melakukan PHK besar-besaran terhadap karyawannya. Keputusan itu diambil manajemen bukan karena bisnis buruk atau kinerja menurun. Namun, disebabkan karena masalah kecil, yaitu mis komunikasi!

Pada waktu itu manajemen mengadakan perubahan upah karyawan, baik segi nominal hingga tenggat waktu yang seharusnya upah tersebut sudah diberikan terhadap karyawannya. Namun, perubahan dari kebijakan itu tidak dikomunikasikan terlebih dahulu antara manajemen dengan karyawan.

Bisa dibayangkan, betapa terkejutnya karyawan menerima upah tidak seperti biasanya. Pasti anda akan seperti mereka, sudah merencanakan untuk apa saja upah bulanan tersebut. Mulai dari membayar rekening listrik, air, membayar SPP, cicilan kredit, belanja bulanan hingga menabung.

Hal hasil, kondisi seperti itulah yang memicu kemarahan karyawan, sehingga secara kompak mereka melakukan demo besar-besaran di perusahaan. Namun, alih-alih mendapatkan perhatian dari manajemen, malahan mereka diganjar PHK besar-besaran pula.

Keputusan manajemen tersebut sangat disayangkan, mengingat pemicu konflik hanyalah masalah komunikasi yang kurang baik dari manajemen. Kata pepatah kuno; hal kecil, tapi berdampak besar!

Jika seandainya manajemen berkomunikasi dengan karyawan sejak awal, menjelaskan alasan-alasan perubahan dan bagaimana rencana perusahaan kedepan, mungkin karyawan dapat memahami dan menerima.

Dari hal tersebut, kita dapat memetik hikmahnya bahwa, perlu adanya komunikasi yang efektif, baik dalam kondisi maupun situasi apapun, yang memang merupakan bagian dari kepemimpinan (leadership) dan manajemen organisasi.

Mari kita akan sedikit belajar mengenai kepemimpinan dan manajemen perusahaan.

What is definition of leadership?

Mengambil definisi dari Warren Bennis, seorang konsultan, penulis buku, dan guru besar Bisnis Administrasi dan Kepemimpinan di University of Southern, menerjemahkan kepemimpinan sebagai fungsi mengenal diri sendiri, memiliki visi yang terkomunikasi dengan baik, membangun kepercayaan diantara kolega, dan mengambil tindakan efektif untuk mewujudkan potensi kepemimpinan anda sendiri.

Selain itu, Warren Bennis juga merumuskan 5 syarat yang perlu dimiliki pemimpin. Apa saja?

Mengenal Diri Sendiri

Seorang pemimpin harus mengetahui kelebihannya untuk dimaksimalkan dan memahami kelemahannya untuk segera menguranginya. Tanpa mengenal diri sendiri, seorang pemimpin tidak akan mengetahui efektifitas kepemimpinannya. Tidak tahu apa yang harus diperbaiki dan dikembangkan.

Visi-Misi Terukur

Visi berbicara jauh kedepan yang tidak semua orang dapat memikirkannya. Pemimpin sebaiknya harus memiliki pandangan jauh kedepan melebihi orang-orang yang dipimpin.

Visi dapat berupa peluang yang dapat dimanfaatkan, namun juga ancaman yang dapat terjadi ketika proses bisnis dijalankan. Pemimpin yang baik adalah dia yang dapat menerjemahkan visi menjadi kenyataan dengan ditopangi oleh misi yang akan ia laksanakan.

Komunikasi

Hal yang membuat kehancuran seperti cerita diatas, tidak lebih akibat dari lemahnya komunikasi (Communication Low Contect). Visi dapat dijalankan jika dikomunikasikan kepada tim, dibahas dan dirumuskan menjadi strategi bisnis.

Komunikasi merupakan bagian penting dalam manajemen perusahaan dan dilakukan dalam berbagai kesempatan. Tanpa adanya komukasi yang baik, tidak dapat mentransfer gagasan dan pesan kepada tim. Maka di sinilah letak pemimpin harus paham mencari arah gerak bola dengan cara berkomunikasi dengan tim dibawah seefektif mungkin.

Membangun Kepercayaan

Kepercayaan menjadi faktor utama dalam kepemimpinan, jika tidak ada kepercayaan dari tim maka apa pun yang diberikan pemimpin akan diabaikan. Pemimpin sebaiknya selalu menambah keahlian dan menjalin kerja sama yang baik dengan tim agar kepercayaan dapat terbangun dengan positif.

Boleh saja memiliki sifat kecurigaan terhadap tim, namun jauh lebih penting jika hal tersebut diseimbangi dengan rasa kepercayaan yang tinggi. Sebab dalam psikologi organisasi, apa yang dirasakan oleh pemimpin terhadap tim akan sama seperti apa yang dirasakan tim terhadap pimpinannya.

Mengambil Keputusan

Pemimpin yang baik adalah yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, sehingga tidak ragu untuk mengambil keputusan. Kepercayaan diri dapat timbul dari keterampilan menganalisis, pengetahuan yang luas, spritualitas yang mumpuni, dan menerima masukan dari orang lain, dan menyimpulkan berdasarkan logika.

Menjadi pemimpin disebuah perusahaan dituntut untuk secepat mungkin mengambil tindakan, responsif, dan cerdas dalam menangani setiap persoalan yang ada.

(Indotribun/Novia)

——-

Sumber Bacaan dan Referensi
Mighty (2012). What is Leadership: 18 Definition of Leadership from the Experts. Mightyrasing.com

Management Study Guide.com. Leadership and Management-Relationship and Differences.

Komentar