oleh

UAS Penuhi Panggilan MUI

-Nasional-213 views

Ustad Abdul Somad saat memenuhi panggilan MUI terkait ceramahnya yang dilaporkan telah menistakan simbol agama lain, Rabu (21/08/19). (Foto/Antara)

Malang, Indotribun.id – Ustad Abdul Somad (UAS) menghadiri panggilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (21/08/19). UAS hadir untuk memenuhi panggilan MUI terkait ceramahnya menuai polemik dan viral di media sosial.

Dikutip dari Liputan6.com, Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid, mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan untuk menambah informasi dan mengetahui secara detail duduk perkara yang melibatkan UAS sehingga MUI tidak salah dalam mengambil keputusan.

Ia juga menuturkan, pihaknya ingin memposisikan diri sebagai mediator atau penengah dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami sebagai mediator, dan juga masalah ini supaya cepat selesai dan agar tidak berlarut-larut,” kata Zainut.

Selain itu UAS juga menjelaskan secara langsung terkait masalah ceramahnya yang dianggap mengandung penistaan untuk agama lain. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah atas ceramah yang disampaikan saat forum kajian itu.

“Saya tidak sedang berdebat perbandingan agama, tetapi menjelaskan tentang aqidah umat Islam. Saya ceramah di ruang tertutup, bukan di televisi, atau di ruang terbuka. Apa itu salah?. Dan itu pun 3 tahun lalu,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, tidak mungkin melarang jamaahnya untuk tidak merekam apalagi zaman hari ini serba digital.  

“Masa iya saya harus melarang satu per satu jamaah saya untuk tidak menghidupkan HP, dan melarangnnya untuk merekam,” tuturnya.

Sebelumnya, UAS dilaporkan oleh Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan telah menghina simbol agama yaitu Salib, pada hari Senin (19/08/19).

Editor: LF

Komentar

News Feed