oleh

Zakir Naik Berikan Alasan Logis Kenapa Babi Haram untuk Dikonsumsi

Alasan Babi haram dikonsumsi dijelaskan oleh Zakir Naik (Dok/Pri).

Indotribun.id, Edukasi- Kita mungkin sudah tahu bahwa bagi umat muslim babi haram atau dilarang untuk dikonsumsi. Jangankan dimakan, disentuh saja itu sudah dihukumi najis.

Fakta bahwa konsumsi daging babi dilarang dalam Islam sudah diketahui secara jelas dan disepakati para ulama.  

Dikutip dari republika.com yang melansir dari aboutislam.net, mengenai alasan di balik larangan memakan daging babi, Presiden Islamic Research Foundation Mumbai, Zakir Naik, menjelaskan beberapa alasannya sebagai berikut: 

Pertama, Allah ﷻ jelas mengharamkan Babi untuk dikonsumsi. Poin-poin berikut menjelaskan berbagai aspek larangan mengkonsumsi daging babi. 

Alquran telah melarang untuk mengonsumsi daging babi di tidak kurang dari empat ayat yang berbeda. Larangan babi disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 173, Al Maidah ayat 3, Al Anam ayat  145, dan An Nahl ayat 115. Sebagai contoh dalam surat Al Maidah ayat 3 disebutkan:  

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَنْ تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلَامِ ۚ ذَٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah) (karena) itu suatu perbuatan fasik.”

Kedua, agama lain pun mengharamkan akan daging babi. Zakir Naik menjelaskan bahwa di Alkitab pun disebutkan mengenai larangan mengkonsumsi daging babi.  

Ketiga, konsumsi daging babi menyebabkan berbagai penyakit. Non-Muslim dan ateis lainnya akan setuju hanya jika diyakinkan melalui akal, logika, dan sains. Makan daging babi dapat menyebabkan tidak kurang dari tujuh puluh jenis penyakit yang berbeda.

Islam mengharamkan babi karena sejumlah cacing yang akan bertahan di usus dan sangat panjang. Ovumnya, yaitu telur, memasuki aliran darah dan dapat mencapai hampir semua organ tubuh.

Jika masuk ke otak, cacing ini bisa menyebabkan kehilangan memori. Jika masuk ke jantung, bisa menyebabkan serangan jantung. Tidak hanya itu, cacing dari kandungan babi tersebut bisa masuk dalam organ tubuh yang lainnya.

Cacing yang paling berbahaya adalah Taenia Trichuriasis. Kesalahpahaman umum tentang daging babi adalah jika dimasak dengan baik, telur ini akan mati. 

Dalam sebuah proyek penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, ditemukan bahwa dari 24 orang yang menderita Taenia tichurasis, 22 orang telah memasak daging babi dengan sangat baik. Ini menunjukkan bahwa sel telur yang ada dalam daging babi tidak mati di bawah suhu memasak normal. 

Keempat,  kandungan lemak yang lebih banyak. Daging babi memiliki kandungan untuk massa otot sangat sedikit dibandingkan kandungan lemak yang berlebih. Lemak ini akan disimpan di pembuluh dan dapat menyebabkan hipertensi dan serangan jantung. 

Kelima, babi adalah salah satu hewan paling kotor di bumi. Ia hidup dan berkembang biak di atas kotoran. Di desa-desa mereka tidak memiliki toilet modern dan penduduk desa buang air besar di udara terbuka. Sangat sering kotoran dibersihkan oleh babi.

So, apakah anda masih penasaran untuk mencicipi daging babi?

(Indotribun/Novia)

Komentar