oleh

Gubernur Papua, Lukas Enembe: Stop Deskriminasi Warga Papua

-Regional-168 views

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua saat menghadiri pelantikan serentak di Istana Negara, Jakarta

Malang, Indotribun.id – Atas kericuhan mahasiswa Papua yang terjadi di Kota Surabaya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, meminta semua pihak terutama kepada kepolisian untuk berlaku profesional dan tidak ada deskriminasi terhadap warganya.

“Aparat keamanan diharapkan untuk tidak melakukan pembiaran atas tindakan persekusi atau main hakim sendiri oIeh kelompok atau individu, yang dapat melukai hati masyarakat Papua. Hindari adanya tindakan-tindakan mengganggu represif yang dapat menimbulkan korban iiwa, kegaduhan politik, dan rasa nasionalisme sesama anak bangsa,” ujar Gubernur Papua kepada wartawan saat jumpa pers di Gedung Negara Jayapura, Minggu (18/08/2019).

Lukas juga menyampaikan kepada awak media bahwa ia sangat empati dan prihatin atas insiden yang terjadi di Kota Semarang, Kota Malang, dan terakhir di Kota Surabaya yang berakibat adanya penangkapan dan pengosongan Asrama Mahasiswa Papua di Kota Surabaya oleh aparat keamanan.

Dikutip dari Detik.com.ia menambahkan kalau Pemerintah Provinsi Papua sangat mengapresiasi atas menegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian sepanjang dilakukan secara proposional, professional, dan keadilan.

Ia pun berharap masyarakat non-Papua juga mau memperlakukan dan menerima baik putra-putri yang sedang kuliah maupun yang berada di luar Papua.

“Masyarakat kami pula menyambut baik dan memperlakukan masyarakat non-Papua secara terhormat, dan itu kami juga berharap masyarakat Papua untuk bisa diperlakukan sama,” imbuhnya.

Editor: LF

Komentar

News Feed