oleh

Waspada! 7 Pinjol Ini Mulai Sekarang Sudah Tak Terdaftar di OJK

Ilustrasi pinjaman online (Pinjol) yang akan menjerat kehidupan anda (ayoindonesia.com).

Indotribun.id, Malang- Dimasa Pandemi seperti saat ini, alternatif masyarakat Indonesia yang terdampak Pandemi Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, banyak cara yang dilakukan, salah satunya melakukan Pinjaman Online (Pinjol).

Namun, akibat banyaknya kasus penipuan dan pemerasan, bahkan bunga pinjaman yang sering dimanipulasi, kali ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengimbau agar masyarakat menggunakan fintech lending atau layanan pinjaman online yang terdaftar atau berizin di OJK.

Dilansir dari CNBC Indonesia, hingga September 2021, terdapat 107 layanan pinjol yang terdaftar sebagai layanan pinjaman online berizin di OJK. Jumlah tersebut menurun dari laporan sebelumnya 116 pinjol. Saat ini terdapat 85 pinjol berizin serta 22 adalah yang terdaftar.

Untuk itu, Masyarakat diingatkan agar menggunakan layanan pinjol yang terdaftar dan berizin. Bahkan jika perlu, Masyarakat diminta melakukan pengecekan dan menghubungi pihak OJK mengenai status izin dari penyedia layanan tersebut.

Sebelumnya, OJK telah mengumumkan 7 layanan dengan tanda bukti terdaftar yang dicabut. Keputusan untuk mencabut tanda terdaftar itu, karena ketidakmampuan penyelenggara untuk meneruskan kegiatan operasional.

Berikut 7 pinjol yang tanda daftarnya dicabut per September 2021 lalu:

  • PT Berkah Finteck Syariah (Fintek Syariah)
  • PT Pundiku Mitra Sejahtera (Pundiku)
  • PT Serba Digital Teknologi (PINJAMINDO)
  • PT Solusi Bijak Indonesia (Saku Ceria)
  • PT Prima Fintech Indonesia (TEMAN PRIMA)
  • PT Oke Ptop Indonesia (OK!P2P)
  • PT BBX Digital Teknologi (BBX Fintech)

(Indotribun/Winda)

Komentar

News Feed